Discreción del corazón

❤ Tuhan kadang-kadang jauhkan seseorang dari hidup kita atas sebab untuk melindungi kita..Dengan itu,berhentilah mengejarnya..Mungkin ada yang lebih baik yang telah diciptakan untuk kita ❤

Cinta bukan milik kita. Setiap perpisahan tidak sia-sia.

Tak perlu bersedih lama. Cinta itu milik Allah. Hari ini Dia tarik rasa cinta dari hati pasangan kamu sehingga tawar hatinya. Sebab, mungkin esok atau lusa Dia campakkan rasa cinta yang lebih segar dalam hati si dia yang setepatnya untuk kamu. Semalam kamu berjalan dengan tidak cermat dan tidak berhati-hati. Hari ini dan esok, bak kata Saiyidina Umar: “..waspadalah jangan terpijak atau memijak onak dan duri..” Jangan kau kutip lagi serpihan kaca. Sabarlah hingga kau temukan permata.

Pelajari konsep tawaqqi utk mengekalkan hubungan cinta: 
http://www.facebook.com/l.php?u=http%3A%2F%2Fselamattinggal.blogspot.com%2F2011%2F10%2Fcinta-bukan-milik-kita.html&h=zAQGt0NOYAQEVteTO9ivX73IivxfXb8ou0G4Erw_Jf-15Tw


MOVE ON!

MOVE ON!

(via inspiring-pictures)

Love her … when she sips on your coffee or tea. She only wants to make sure it tastes just right for you.
Love her…when she “pushes” or asks you to pray. She wants to be with you in Jannah (Paradise).
Love her… when she asks you to play with the kids. She did not “make” them on her own.
 Love her… when she is jealous. Out of all the men she can have, she chose you.
Love her…when she has annoying little habits that drives you nuts. You have them too.
Love her…when her cooking is bad. At least, she tries.
Love her…when she looks dishevelled in the morning. She always grooms herself up again.
Love her…when she asks to help with the kids homework. She only wants you to be part of the home. 
Love her…when she asks if she looks fat. Your opinion counts, so tell her she’s beautiful.
Love her…when she looks beautiful. She’s yours so appreciate her.
Love her…when she spends hours to get ready. She only wants to look her best for you.
Love her…when she buys you gifts you don’t like. Smile and tell her it’s what you’ve always wanted.
Love her…when she has developed a bad habit. You have many more and with wisdom and politeness you have all the time to help her change.
Love her…when she cries for absolutely nothing. Don’t ask, tell her its going to be okay.
Love her…when whatever you do is not pleasing. It happens and will pass.
Love her…when she stains your clothes. You needed a new one anyway. :p
Love her…when she tells you how to drive. She only wants you to be safe.
Love her…when she argues. She only wants to make things right for both.
 Love her…she is yours. You don’t need any other special reason!
All this forms part of a Woman’s Characters. Women are part of your life and should be treated as the Queen.  The Messenger of Allah (peace be upon him) advised concerning the woman:  • Treat the women well.  • The best of you are those who are the best in the treatment of their wives.
- -
Regrads,
Diyana Ruzanna 

Love her … when she sips on your coffee or tea. She only wants to make sure it tastes just right for you.

Love her…when she “pushes” or asks you to pray. She wants to be with you in Jannah (Paradise).

Love her… when she asks you to play with the kids. She did not “make” them on her own.

 Love her… when she is jealous. Out of all the men she can have, she chose you.

Love her…when she has annoying little habits that drives you nuts. You have them too.

Love her…when her cooking is bad. At least, she tries.

Love her…when she looks dishevelled in the morning. She always grooms herself up again.

Love her…when she asks to help with the kids homework. She only wants you to be part of the home. 

Love her…when she asks if she looks fat. Your opinion counts, so tell her she’s beautiful.

Love her…when she looks beautiful. She’s yours so appreciate her.

Love her…when she spends hours to get ready. She only wants to look her best for you.

Love her…when she buys you gifts you don’t like. Smile and tell her it’s what you’ve always wanted.

Love her…when she has developed a bad habit. You have many more and with wisdom and politeness you have all the time to help her change.

Love her…when she cries for absolutely nothing. Don’t ask, tell her its going to be okay.

Love her…when whatever you do is not pleasing. It happens and will pass.

Love her…when she stains your clothes. You needed a new one anyway. :p

Love her…when she tells you how to drive. She only wants you to be safe.

Love her…when she argues. She only wants to make things right for both.

 Love her…she is yours. You don’t need any other special reason!

All this forms part of a Woman’s Characters. Women are part of your life and should be treated as the Queen. The Messenger of Allah (peace be upon him) advised concerning the woman: • Treat the women well. • The best of you are those who are the best in the treatment of their wives.

- -

Regrads,

Diyana Ruzanna 

Pesanan buat para Adam yg pernah mengecewakan hati perempuan.

                                        

‎*Untuk para Adam yang pernah mengecewakan hati perempuan secara
sengaja ataupun tidak sengaja. Juga kepada perempuan yang telah berjaya
bangkit kembali. Chill~ =). Jasad yang kamu pandang itu kini adalah perempuan itu. Seorang perempuan yang dahulunya engkau injak-injak, seorang perempuan yang dulu, hatinya engkau permainkan, seorang perempuan yang engkau pernah taburi banyak janji yang tidak engkau tepati, seorang perempuan yang engkau pandang sebelah mata, seorang perempuan yang engkau kira hanya bisa dibuat mainan, seorang perempuan yang pernah engkau kenyit mata, seorang perempuan yang bisa engkau buat seenaknya, seorang perempuan yang telah banyak engkau melakukan dosa, seorang perempuan yang engkau kira tidak bijak,
seorang perempuan yang engkau pernah hancurkan masa depannya, seorang
perempuan yang pernah engkau memberikan senyuman palsu buatnya, dan
seorang perempuan yang hakikatnya engkau belum kenal siapa dirinya yang sebenar! Engkau mengajak dia melakukan dosa, sedangkan engkau tahu dia perempuan mulia. Engkau pernah menghancurkan dia sedangkan engkau tahu dia perempuan terhormat. Engkau pernah menyakiti dia sedangkan engkau tahu bahawa dia perempuan berhati lembut. Engkau mengotori cintanya sedangkan engkau tahu cintanya suci. Engkau mempermainkan hatinya sedangkan engkau tahu dia perempuan hebat. Sedarlah Adam, perempuan itu pernah membahagiakan kamu. Perempuan itu pernah membuatmu tersenyum. Perempuan itu pernah berjasa dalam hidupmu. Perempuan itu yang pernah bimbang kepadamu. Tapi, percuma saja perlakuan semua itu. Kerana engkau telah menukarkan perempuan hebat itu menjadi perempuan rosak akhlaknya. Jika dia suatu masa dulu, naqibah terkenal mengajak manusia melakukan kebaikan dan meninggalkan kemungkaran, tapi setelah datangnya engkau, kata-kata dia hanya menjadi omongan kosong. Bicaranya tidak seiring tindakan. Jika suatu masa dulu, dia seorang perempuan yang mementingkan ukhuwah dengan sahabat-sahabatnya, tapi setelah adanya engkau, dia menjadi kera sumbang, menjadi perahsia terhadap mereka. Jangan pernah lupa, perempuan ceria itulah yang engkau telah ragut keceriaannya. Dan, setelah engkau rasa dia tidak berguna lagi dalam hidupmu, setelah engkau rasa dia tidak layak lagi menjadi pendampingmu. Setelah engkau merasa bosan dengan perempuan itu, lalu, engkau membuangnya bagai membuang sampah di dalam tong sampah. Engkau tidak tahu cara terhormat untuk membuang dia dari hidupmu. Sedangkan engkau tahu, setelah tindakan ‘pembuangan’ mu itu akan mengundang aib terbesarmu.. iaitu, menghancurkan seorang perempuan terhormat! Dan sejak detik itu, engkau sering merasa berdosa, maka berdosalah dengan Allah. Pintalah keampunan dari-Nya. Tapi jangan pernah engkau lupa, kemaafan perempuan itu ternyata lebih penting. Kerana Allah sendiri tidak akan mengampuni dosa-dosa kamu sebelum kamu meminta maaf kepadanya. Suatu masa dulu, berani saja engkau memperkotak-katikkan dirinya, tetapi sekarang jangan pernah engkau berani lagi, kerana perempuan itu suatu masa dulu yang engkau pernah kenal, tidak sama lagi. Dia memasang misi tertinggi; Memburu cinta Illahi. Tidak perlu engkau sapa dia, hanya kerana ingin membuatkan dia mengingatkan insan berdosa seperti kamu. Tidak perlu engkau memberi senyuman manis kepada dia, sedangkan senyuman itu akan membawa satu bencana dalam hatinya. Tidak perlu lagi engkau hubungi dia kerana di hatinya tidak ada lagi dirimu, yang ada hanya DIA. Perempuan itu kembali menjadi terhormat, malah lebih baik dari dulu. Sungguh, dia sangkakan ribut kan berpanjangan, rupa-rupanya Allah datangkan pelangi. =) Jangan pernah engkau samakan perempuan itu suatu masa dulu dengan kini. Masa merubah segala kerana dia perempuan terhormat yang kembali menjaga dirinya dan hatinya…~

- -

Regrads,

Diyana Ruzanna 

“Incomplete”

I WANT

A gentle touch without guilt

A soothing voice in my ears

A sweet medicine of laughter

A soft pressure on my shoulder

The coolness of my eyes

A blessing from above

A pair of wings likes a dove

I WANT

The other half of me

“And among His Signs

Is that He crated for you from yourselves mates

that you may find tranquility in them

- -

Regards,

Diyana Ruzanna 

Rencah sebuah kehidupan.

Takdir kadang-kadang mempertemukan sesuatu yang tak diundang, menduga dalam bermacam ragam. Memberi apa yang tak dirancang, membuatkan kita mengalirkan air mata kesedihan dan takdir juga membuatkan kita rasa kehilangan. Namun, takdir memberi kita erti perkenalan, menyulam erti kasih sayang, mengenal erti sebuah persahabatan, merasai erti kegembiraan, mengenali sebuah ketabahan dan memberi erti sebuah keakraban, memberi peluang menilai siapa sahabat, siapa kawan dan siapa sekadar kenalan dalam mengisi ruang dalam episod kehidupan.♥ 

- -

Regards, <3

Diyana Ruzanna

Renungan bersama.

Seseorang yang hadir dalam hidupmu kerana sebuah alasan. Mereka datang menawarkan kebahagiaan dan juga kekecewaan. Ada yang hanya sesaat,tetapi ada pula yang setia setiap saat. Mereka datang silih berganti meninggalkan kisah yang kadang perit. Namun percayalah,akan ada seseorang yang datang dan menetap sepanjang masa di dalam hidupmu. Allah sengaja membiarkanmu bertemu dengan beberapa orang yang salah,sebelum akhirnya mempertemukanmu dengan orang yang tepat,agar kamu dapat mensyukuri kurniaan-Nya.


- -

Regards,

Diyana Ruzanna

“Pesan pada diri”

SEBELUM MENCINTAI SESEORANG
“Pesan pada DIRI.”
Jangan tersalah memberi HATI pada insan yang tak sudi. Pada insan yang tak mengerti. Kerana, sekali kau memberi, selamanya dia di HATI. Kerana,sekali kau dilukai, sampai bila-bila tetap kau ingati.  Pesan lagi pada diri, hati-hati lah dalam memberi HATI sebab ia hanya untuk insan yang tahu menghargai betapa tingginya nilai sekeping HATI.” ♥♥ ^_-

- -

Regards,

Diyana Ruzanna

Kasih tak kesampaian.

“Rasa yang hadir tika setiap kenangan yang datang menjelma membuatkan  kita selalu jatuh tersungkur dalam menghadapi realiti, bahagia itu bukan milik kita.” Dan hari demi hari berlalu, melangkah kita dalam kegelapan menuju satu arah yang suram pada kita. Sedang meronta mencari mana jauhnya pergi satu sinar cahaya dulu pernah kita punyai tapi kita sunyi dalam dakap  sepi yang panjang.

Mengapa amat perit dan menyakitkan perpisahan kita? Andai aku sudah melupakan kamu, pasti tiada lagi rindu yang bertandang. Tiada saat dalam detik mengingatkan dirimu. Aku mampu lagi tersenyum seolah-olah tiada kesalan yang menyelubungi. Pada hakikatnya amat aku dambakan kamu. Sampai bila air mata ini ingin berlinang? Aku bungkam.



Menyimpan kenangan itu sangat menyakitkan, apalagi jika tidak menjadi milik kita lagi, yang ada cuma tangisan yang setia menemani  sekian hari. Menginginkan pada satu harapan yang masih tertunggak untuk mengikis waktu lampau untuk menghilangkan rasa cinta itu.

Kita rebah dalam angan yang tak sudah. Meniti peritnya perasaan yang masih tersimpan jauh di dalam jiwa. Kita lemah dan hanyut dibuai kekecewaan yang dalam. Masih menjadi satu siulan pada mata yang memandang, menjadi bualan pada telinga yang mendengar . Dan mata yang memandang dengan rasa hiba melihat terkapai diri kita jauh hanyut mengharungi kepedihan keseorangan.

Read More